Mom to be : Ciri – ciri hamil (minggu 1 – 16)

Yeay! Kembali lagi karena beneran gak ada kerjaan di kantor yang hampir 85% pekerjanya sedang cuti dan mudik. Tinggalah 15% (termasuk saya) yang jagain kantor agar tetap hidup dan terlihat aktif. 😀
Lanjut, kali ini saya mau share ciri-ciri hamil yang dengan tidak pekanya untuk saya sadari. Padahal tanda-tanda kehamilan itu sebenarnya sudah ada. Namun, karena kepercayaan saya pada dokter dan kurang tanggapnya saya, sehingga melewatkan moment 12 minggu usia kehamilan.
Ciri-ciri hamil, apa saja sih? Sebenarnya ada banyak banget kalau mau di google dan hasilnya ada beberapa mommy yang sama dan ada juga yang berbeda. Kalau saya, yang saya ingat yaaa…
  • Tidak Menstruasi
    Ya iya lah. Ini ciri paling mendasar. 😀

  • Feeling
    Benar kata orang-orang zaman dulu maupun zaman sekarang (dan untuk kalian orang di masa depan, kalau blog ini masih ada.. bisa dijadikan pedoman.. 😀), Feeling seorang ibu memang tidak bisa di tutupi. Ketika saya telat sampai berbulan-bulan, dan melakukan kegiatan fisik yang luar biasa, saya selalu mengusapkan tangan ke perut dan mengatakan. “Hai baby, jika kamu sudah ada di sini, yang kuat yaaaa.. Jika kamu belum ada, segera hadir ya. Kami sudah siap
    Yes! Itu adalah kata-kata yang selalu saya komat kamit setiap kali reflek melakukan kegiatan fisik yang berat seperti outbond, kerja, dll. Entah kenapa, hal itu muncul dipikiran dan langsung pegang perut. Mungkin ini yang dinamakan ikatan batin (sayangnya, emaknya ini emank cuek tingkat tinggi, uda di kodein, masih gak peka). Tapi, percayalah! Jika Anda memiliki feeling yang cukup kuat, jauh lebih baik di cek menggunakan test pack, walaupun belum bergaris 2, tetap optimis bahwa bulan depan garis dua. 🙂
  • Keputihan
    Keputihan ketika hamil dan ketika mau datang bulan agak beda-beda tipis. Biasanya ketika kita mau datang bulan, rasanya lembap sekali. Dan, kurang lebih hampir sama dengan keputihan ketika kita sedang hamil. Serasa mau datang bulan, tapi tidak datang-datang dan lembabnya dua kali lebih kuat (berasa iklan sabun cuci piring.. :D). Lembap nya sangat luar biasa dibanding biasanya sampai celana dalam itu basah puol… Dan warna KEPUTIHAN bisa bening dan bisa putih susu. Terkadang, karena lembap yang luar biasa, kita sendiri mencium aroma yang kurang sedap (tenang mom, aroma ini tidak bisa diendus orang sekitar. Masa??? Pernah coba duduk dengan ibu hamil, pernah mencium aroma kurang sedap? Belum pernah kan? nah, sama!)
    Nah, untuk mommy yang kerja kantoran, disarankan membawa celana dalam untuk ganti atau menggunakan pantyliner (untuk penggunaan pantyliner, di konsultasikan ke dokter kandungan masing-masing ya. Kalau dokter saya, diperbolehkan menggunakan pantyliner, namun dengan catatan diganti setiap 2-3 jam sekali). Karena lembapnya area kewanitaan, terkadang membuat rasa perih setiap kita melangkah, jadi alangkah baiknya membawa celana dalam untuk ganti atau yang gak mau repot seperti saya, bisa menggunakan alternatif pantyliner yang diganti setiap 2-3 jam sekali.
  • Indera Penciuman 10x lipat lebih peka / sensitif
    Ketika kamu atau istri mu tiba-tiba mencium bau yang dia sendiri cium dan tidak suka. Bisa jadi itu pertanda hamil. Indera penciuman ibu hamil tidak tau kenapa (dan tidak saya google juga kenapa) menjadi lebih sensitif. Dan hal ini dialami hampir semua ibu hamil. Dan ibu hamil juga menjadi tidak suka dengan bau tertentu dimana ketika tidak hamil, hal itu biasa saja..
    Contoh beberapa teman -teman saya, ada yang muntah mencium bau bawang putih, ada yang mual mencium bau kopi dan ada juga yang mual mencium bau suaminya sendiri (serius, ada beberapa teman saya yang ketika hamil tidak mau dekat dengan suami karena tiba-tiba hidung sensitif dan mual mencium bau suaminya 😀)
    Kalau saya??? Sebelum hamil, dari kecil sampai sebelum hamil adalah pecinta bakmi, hampir 1 bulan makan bakmi bagi saya tidak ada masalah :D. Namun, semenjak hamil, setiap ke tempat jualan bakmi, saya selalu menutup hidup karena mual mencium bau air rebusan bakmi (serius, ini nyiksa banget). Awalnya saya selalu ngedumel, ini air rebusan bakmie mau dipakai berapa kali sih, gak diganti-ganti sampai bau begini. Sedangkan suami dan ortu saya, tidak mencium bau apapun.

  • NGIDAM
    Awalnya, sebelum saya hamil. Saya sangat tidak percaya dengan ibu hamil yang ngidam (maaf yaa.. 😀), karena agak aneh menurut saya bagaimana bayi usia beberapa minggu sudah tau mau makan apa. Sampai sekarang, sampai saya mengalami sendiri, saya masih belum menemukan jawabannya. 😀
    Tapi, percayalah! Salah satu indikator hamil, adalah ngidam.Sedikit cerita, suami saya menyadari keanehan pada saya ketika saya yang selalu mencari bakmie, berubah total! Saya selalu mencari makanan kwetiau goreng, nasi padang dan nasi uduk. Bahkan 3 x sehari bisa Nasi Padang. Suami saya sampai bosan nemenin makan nasi padang dan kwetiau. 😀
    Hal ini, juga mulai saya sadari, kenapa jadi makan nasi padang terus ya. (untung ngidamnya murah-murah dan gampang dicari.. :D)Jadi, percayalah. Ngidam itu benar adanya, tidak dibuat-buat dan dapat dijadikan indikator bahwa kamu atau istri mu hamil. 😀

  • Dehidrasi / Rasa haus yang superIni merupakan salah satu indikator yang paling kuat, tampak dari perubahan di saya. Dalam sehari, bisa minum 1 liter air aja, harus di beritakan sebagai kabar baik. 😀
    Dan semenjak hamil, rasanya, 2 liter air saja tidak cukup. Rasanya haus setiap saat dan hampir semua ibu hamil juga kurang lebih sama. Efek dari minum air minimal 2 L ini, menjadikan kita rajin banget ke Toilet untuk buang air kecil.

  • Hormon (Jerawat / mual – mual)
    Maaf, jika pada point ini bisa terjadi kesalahan. Namun salah satu ciri – ciri hamil bisa dilihat dari keadaan yang biasa menjadi tidak biasa. Maksudnya???
    Dari awal kehamilan, jerawat menjadi teman baik yang terus menerus datang atau bisa jadi mual atau muntah-muntah di pagi hari. Saya termasuk yang bersahabat dengan jerawat, karena rame banget di muka dan badan. Saya sempat mengira, apa kebanyakan makan gorengan atau kacang, sampai jerawatan parah gini. Tapi ternyata, ini salah satu ciri-ciri yang terlihat nyata.
    Kalau untuk mual / muntah, saya baru mengalaminya malah di usia kehamilan 10 minggu, dan itupun kalau gosok gigi di pagi hari. Jadi kalau saya belum gosok gigi, gak akan muntah. Tapi ada juga teman saya, yang baru minum air, uda muntah.
    Jadi, jerawat dan mual / muntah ini bisa jadi indikator, kalau kamu sedang hamil. 🙂
    Mitosnya, kalau lagi hamil dan jerawatan biasanya hamil baby boy. Tapi kalau hamilnya sering banget mual / muntah dan TIDAK jerawatan, biasanya hamil baby girl. (Ini sih mitos yaa)

  • MOOD
    Sebenarnya gak cuma ibu hamil yang moody an. Ada juga yang lagi mau datang bulan pasti moody an. Tapi kalau saya pribadi, menjadi malas sekali bersih-bersih dan rapih-rapih. Padahal saya termasuk orang yang gak bisa diam. Ketika ada waktu senggang dan tidak terlalu lelah, pasti mencari sesuatu untuk saya kerjakan, misalnya merapihkan lemari baju, menata ini dan itu.
    Namun, semenjak hamil. MALAS nya luar biasaaaa… lemari, kamar dan lainnya berantakan LUAR BIASA (padahal mata tuh gatel banget liatnya, tapi apa daya, gravitasi kasur menjadi sangat luar biasa. Sama sekali gak mau bergerak dari kasur)
    Tapi ada juga yang katanya, mood nya jadi rajin bersih-bersih rumah dan masak. 😀
    Mitosnya lagi sih ya, katanya kalau yang malas-malasan biasa baby boy, sedangkan yang rajin biasanya baby girl (mitos loh ya…!)
    Selain itu, bisa jadi yang biasanya suka marah-marah jadi rada kalem, atau sebaliknya.

  • Berat Badan yang terus bertambahJika kamu sudah membaca artikel http://www.michelearns.info/2017/06/mom-to-be-usia-kehamilan-3-minggu.html (cerita awal kehamilan), disana saya menuliskan bahwa saya melakukan aktifitas olah raga, diet, dan kerja sampai tengah malam. Dimana secara alamiah, berat badan semestinya turun. Namun, berat badan saya sama sekali tidak turun malah bertambah dan terus bertambah. Yes! Itu menjadi salah satu indikator, mungkin anda hamil.

  • Rasa Gerah / Panas
    Yes! Saya termasuk orang yang sebenarnya gak bawel-bawel banget dengan suhu ruangan, namun semenjak hamil saya selalu mengeluhkan betapa panasnya AC di kamar, mobil sampai kantor. (mungkin efek lemaknya yang bertambah.. :D)
    Saya sampai membeli kipas angin baterai 2 pcs, dimana 1 saya simpan di tas dan dibawa kemana-mana dan 1 lagi saya letakan di kantor.

  • Tidur Kurang Nyenyak
    Sejujurnya, ini banyak di alami oleh ibu hamil. Selalu terbangun dan sulit tidur. Ciri-ciri ini saya alami ketika memasuki usia kehamilan 5 bulan dan itu sebenarnya sangat jarang. Lebih sering bangun tengah malam karena perut terasa sangat penuh dengan cairan dan mencari yang namanya Toilet. Habis itu balik lagi tidur. 😀
    Saya termasuk ibu hamil yang tidurnya sangat berkualitas. 8 jam perhari, dengan gangguan sangat minor. Paling maksimal 1 jam gak bisa tidur, habis itu pulasssss..
    Konsultasikan ke dokter untuk posisi tidur yang baik dan direkomendasikan oleh dokter. Saya sampai kehamilan 6 bulan, masih diperbolehkan terlentang, namun memasuki usia 7 bulan, sudah disarankan hadap ke kiri. Tujuannya agar baby mendapatkan oksigen lebih maksimal, dan tulang punggung tidak sakit).
    Ketika saya mengalami kesulitan tidur, saya coba berbaring ke kanan, dan langsung terlelap. Mungkin badannya juga capek x ya hadap kiri mulu.. 😀

  • KRAM
    Gejala ini juga masing-masing berbeda, ada yang hampir setiap hari kram dan ada yang jarang. Ketika hamil muda (usia 4 – 20 minggu), saya cukup sering kram setiap kali tertidur. Tapi cara mengatasinya sebenarnya gak sulit, cukup telapak kaki di dorong ke atas dan gak lama akan plong. Jika terlalu sering, coba konsultasikan ke dokter.

  • Sakit Punggung
    Nah, ini salah satu yang paling berasa di saya. Biasanya kerja pagi ampe malam, baik-baik aja.. STRONG! Dan sekarang, gak kerja aja sakit punggung terus.. 😀

Nah, dari sekian banyak ciri-ciri hamil dengan usia kehamilan 1- 16 minggu, akan berbeda-beda. Namun, kurang lebih ada satu atau beberapa ciri-ciri yang bisa menandakan kamu atau istri sedang hamil. 🙂

Jadi, kalau merasakan beberapa ciri-ciri di atas, tidak ada salahnya untuk test pack atau ke dokter, sehingga tidak melewatkan moment-moment berharga.. 🙂
Selanjutnya, saya akan memposting, ciri-ciri hamil di usia 17 – 36 minggu, karena ada beberapa perbedaan yang sangat sayang jika tidak saya bagikan pengalaman ini. 💗









Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *