Review RS Bethsaida Part 4 – Fototerapi di RS Bethsaida

Hi mom & dad!

Kali ini, saya akan share pengalaman dan biaya Fototerapi di RS Bethsaida yang berlokasi di Gading Serpong – Tangerang. Jadi, seminggu setelah  baby Winston lahir, diwajibkan untuk kontrol ke RS dan melakukan vaksin polio. Namun, pada saat kontrol, dokter menemukan mata dan warna kulit Winston cukup kuning dan menganjurkan untuk melakukan Test Bilirubin.

Normalnya, angka biliribin harus dibawah 12.7. Sayangnya, setelah cek lab, hasil Bilirubin Winston adalah 18.0. Dengan angka diatas standard, terpaksa dokter juga menganjurkan untuk fototerapi selama 1 x 24 jam atau maksimal 2 x 24 jam.

Akhirnya setelah berdiskusi dengan dokter serta keluarga, dengan berat hati harus menginapkan baby Winston di RS Bethsaida untuk Fototerapi. Hiks!

Apa sih itu Bilirubin ?

Untuk mom & dad, kata bilirubin ini akan disampaikan oleh Dokter Anak atau Perawat, apakah kadar bilirubin si kecil melebih batas atau tidak. Jika melebih batas, dan adanya pertimbangan khusus dari Dokter, maka si kecil bisa saja dianjurkan untuk Fototerapi.

Mengutip dari website www.alodokter.com :

Bilirubin adalah pigmen berwarna kuning kecokelatan yang ditemukan di dalam empedu, darah dan tinja semua orang. Bilirubin diproduksi di dalam tubuh ketika protein hemoglobin dalam sel darah merah yang tua dipecah. Di dalam tubuh, bilirubin akan bergerak melewati hati untuk akhirnya dikeluarkan dari badan.

Namun terkadang hati tidak dapat memroses bilirubin dalam tubuh. Hal tersebut bisa terjadi karena jumlah bilirubin yang diproduksi terlalu banyak, adanya sumbatan, atau peradangan hati. Jika jumlah bilirubin dalam tubuh menjadi terlalu banyak, kulit dan bagian putih pada mata kita akan mulai terlihat menguning. Kondisi inilah yang disebut sebagai penyakit kuning.

Mengutip dari website www.popmama.com :

Bilirubin merupakan pigmen jingga-kuning yang terkandung dalam darah dan tinja. Bilirubin adalah sisa dari perombakan sel darah merah yang hancur secara alami. Bilirubin dihasilkan dari proses penyaringan oleh hati dan dikeluarkan melalui sistem pembuangan, yaitu feses dan urine. Pada bayi baru lahir, perhitungan kadar bilirubin menjadi hal penting karena merupakan indikasi kesehatan bayi. Kadar bilirubin tinggi menyebabkan bayi menjadi kuning.

Dari kedua penjelasan di atas, secara garis besar adalah bayinya kuning. Ciri-cirinya juga mudah terlihat tanpa perlu melakukan test lab, yaitu dari kulit yang bewarna agak kuning, dan bisa jadi bagian mata terlihat kekuningan. Test Lab dilakukan, untuk mengetahui lebih detail kadar bilirubin.

br2
Jam besuk, diberikan kesempatan untuk menyusui si kecil..

Apa bahaya Bilirubin yang tinggi?

Bila Bilirubin yang melebihi batas dibiarkan terlalu lama, maka bilirubin akan menyebabkan kondisi yang serius. Info dari Dokter SPA Baby Princeton di RS Bethsaida, jika dibiarkan terlalu lama maka dapat merusak saraf otak.

Setelah keluar dari RS,  saya coba google mengenai bilirubin. Bilirubin yang dibiarkan, memiliki kemungkinan untuk merusak jaringan otak, saraf dan hati. Dampaknya yang membahayakan, dapat menyebabkan cerebral palsy.

Apa ciri-ciri Bayi yang Bilirubin Tinggi?

Jika pada Baby Winston, kondisinya memang terlihat cukup jelas dimana warna kulitnya cukup kuning, bagian putih mata juga terlihat butek kekuningan dan baby Winston lebih sering tertidur dan malas menyusu.
Untuk hasil yang lebih akurat, akan lebih baik jika melakukan test lab. Sample darah si kecil akan diambil dan dilakukan pemeriksaan di lab sekitar 1 – 2 jam.

Apa yang harus dilakukan, jika Bilirubin si kecil melewati batas normal?

Untuk mengetahui apakah bilirubin si kecil melebihi batas normal atau tidak, akan lebih baik jika melakukan test lab. Setelah hasil test lab keluar, mom & dad dapat berkonsultasi dengan DSA si kecil, apakah tindakan fototerapi diperlukan atau tidak. Pada kondisi Baby Winston, DSA menganjurkan untuk melakukan fototerapi, karena dengan angka yang melewati batas (hasil test, kadar bilirubin Winston 18) jika hanya mengandalkan berjemur matahari pagi tidak dapat membantu banyak.

Baby Winston, akhirnya harus mengenal fototerapi ini selama 2 x 24 jam. Selama 1 x 24 jam, hasil fototerapi hanya berhasil menurunkan kadar bilirubin sampai 16.8. Karena masih cukup jauh dari nilai rujukan bilirubin pada angka 12.0 , maka dokter juga menganjurkan untuk melanjutkan fototerapi 1 x 24 jam.
Setelah melakujkan fototerapi ke 2 x 24 jam, hasil biliribun Princeton di angka 13.1 dan sudah mendapat ijin pulang dari dokternya.

Apa efek samping Fototerapi?

Selain kadar bilirubinnya menurun, tentu perlu diperhatikan efek samping dari Fototerapi atau terapi Sinar Biru. DSA baby Winston juga menyampaikan efek dari fototerapi yang terlihat adalah kulit si kecil akan lebih kering dan dehidrasi.

Berapa biaya Fototerapi di RS Bethsaida ?
Untuk tindakan Fototerapi selama 2 x 24 jam di RS Bethsaida, total biaya yang dikenakan Rp 4.973.784,-.
Deposit yang dikenakan di awal, adalah Rp 2.000.000,-

Biaya tersebut mencakup :
3 x Test Lab untuk mengukur kadar bilirubin
Administrasi
Kamar Perina
Alat Medical
Biaya Dokter (Dokter Jaga dan Dokter Anak)
Obat (Pampers & Eye Protector Posey)

Diluar itu, mom & dad akan mendapatkan kupon free parking dan free wifi.

Apakah ada diskon?
Walau sedih ketika si kecil harus menginap di RS karena kadar bilirubin yang tinggi serta tagihan RS yang wow, jiwa emak-emak tetap melekat. Berharap ada potongan biaya perawatan. RS Bethsaida bekerjasama dengan beberapa Bank, Mall, Asuransi dan Retailer lainnya. Untuk Laboratory, kamar dan obat-obatan, bisa mendapatkan potongan 5 % – 10 %. Meski tidak terlalu besar, tapi cukup lumayan. Pada perawatan ini, bisa menghemat sekitar Rp 50.000,-

Apa yang perlu dipersiapkan untuk Fototerapi ?
Tentunya batin ya mom & dad, karena harus berpisah 1 x 24 jam atau 2 x 24 jam dengan si kecil dan jam besuk yang sangat terbatas. Selain batin, mom & dad harus menyediakan stock ASIP untuk si kecil. Pada umumnya, proses fototerapi akan membuat si kecil mengkonsumsi asip lebih banyak dari biasanya, jadi pastikan mom menyediakan stock asip yang berlebih.
Asip akan disimpan oleh perawat di dalam kulkas dan dihangatkan dulu sebelum diberikan kepada si kecil.
Saya pribadi, setiap 4 jam balik ke RS untuk menitipkan stok ASIP. Jangan lupa untuk menuliskan detail ASIP seperti Nama Bayi, Tanggal & Jam Perah serta Jumlah ASIP.
Jika rumah mom & dad jauh dari RS dan kesulitan untuk mengirimkan asip setiap beberapa jam, akan lebih baik jika mom menyewa hotel yang berdekatan dengan RS atau memberikan ijin kepada perawat untuk diberikan Susu Formula.
Pihak RS juga akan menghubungi via telepon kepada mom / dad, jika stock asip sudah mulai menipis.
Jika stock asip yang mom titipkan masih tersisa, pihak RS akan mengembalikan ASIP tersebut. Jadi pastikan mom, membawa 1 cooler bag / cooler box untuk menyimpan asip yang dikembalikan agar tidak rusak selama perjalanan pulang.

Pada jam besuk, mom juga akan diberikan kesempatan untuk DBF atau menyusui langsung si kecil.

Untuk pakaian, bedong, pampers dan penutup mata selama fototerapi, akan disediakan oleh pihak RS. Mom hanya perlu menyediakan 1 set pakaian pulang si kecil.

Review Fototerapi di RS Bethsaida :
Secara pelayanan dari administrasi hingga perawatan, ditangani dengan cepat. Namun yang menjadi catatan, adalah penggunaan eye protector posey yang tampaknya rentan sekali terlepas dan membuat mata si kecil tidak terlindungi 100% selama proses fototerapi dilakukan. Baby Winston, yang tidak bisa diam selama fototerapi, membuat eye protector posey beberapa kali hampir terlepas dari matanya. Hal ini saya ketahui, selama saya menemani 2 jam pada jam besuk. Perawat tentu tidak selama 24 jam memperhatikan bayi yang di fototerapi, sehingga saya khawatir pada saat fototerapi, eye protector posey yang dikenakan Baby Winston terlepas dan terlewat oleh perawat. Akan lebih baik, jika menggunakan eye protector lain yang lebih menjaga 99% mata bayi selama fototerapi.
BR1

Untuk Review RS Bethsaida lainnya, bisa cek link dibawah ini.. 🙂
Review RS Bethsaida  Part 1 – Fasilitas Bersalin
Review RS Bethsaida Part 2 – Biaya Persalinan
Review RS Bethsaida Part 3 – Kamar VIP RS Bethsaida
Review RS Bethsaida Part 4 – Fototerapi di RS Bethsaida
Review RS Bethsaida Part 5 – Dokter Kandungan
Review RS Bethsaida Part 6 – Dokter Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *